Tulang Bawang, 28 April 2026 – Semarak peresmian Gedung Kampus Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) di Tulang Bawang semakin terasa dengan keterlibatan aktif para santri dari Pondok Pesantren Modern Muhammadiyah Boarding School (MBS) Tulang Bawang.
Dalam agenda besar silaturahmi dan peresmian tersebut, para santri tampil memukau melalui berbagai penampilan yang sarat nilai budaya, kedisiplinan, dan semangat dakwah. Mulai dari tari adat Sigeh Pengunten sebagai bentuk penyambutan tamu kehormatan, penampilan marching band yang energik, atraksi bela diri Tapak Suci Putera Muhammadiyah, hingga partisipasi dalam bazar yang menampilkan kreativitas dan kemandirian santri.
Penampilan tari Sigeh Pengunten menjadi salah satu daya tarik utama dalam menyambut para tamu undangan, mencerminkan kearifan lokal Lampung yang dikemas dengan sentuhan elegan oleh para santri. Sementara itu, marching band MBS menghadirkan suasana meriah dan penuh semangat, mengiringi jalannya rangkaian acara dengan harmonisasi musik yang kompak.
Tidak kalah menarik, aksi Tapak Suci Putera Muhammadiyah yang ditampilkan para santri menunjukkan ketangguhan, kedisiplinan, serta nilai-nilai keislaman yang menjadi ciri khas kader Muhammadiyah. Di sisi lain, bazar santri turut menjadi ruang ekspresi kewirausahaan, menampilkan berbagai produk hasil kreativitas yang mendapat perhatian dari para tamu.
Ustadz Sabiq Mukhtar AK, S.Pd.I selaku Kepala PPM MBS Tulang Bawang turut menyampaikan apresiasi atas keterlibatan para santri dalam kegiatan tersebut. Ia menilai seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan sangat baik berkat kerja sama dan semangat para santri.
“Luar biasa putra-putri santri MBS Tulang Bawang, mulai dari panitia persiapan, pelaksanaan, hingga penampilan. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada para wali santri yang telah mempercayakan putra-putrinya untuk menimba ilmu di MBS Tulang Bawang, serta kepada UMJ yang telah memberikan kesempatan kepada para santri untuk ikut memeriahkan acara ini,” ujarnya.
Keterlibatan santri dalam kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa pendidikan di lingkungan Muhammadiyah tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga pengembangan karakter, budaya, dan keterampilan. Momentum ini sekaligus memperkuat sinergi antar amal usaha Muhammadiyah dalam mencetak generasi unggul dan berkemajuan. (Redaksi)



0 Komentar