PPPUM ‘Aisyiyah Sulsel Peringati Isra’ Mi’raj, Teguhkan Nilai Spiritual di Era Digital

 


SINYALMU.ID, Makassar — Pondok Pesantren Puteri Ummul Mukminin (PPPUM) ‘Aisyiyah Wilayah Sulawesi Selatan menggelar Pengajian Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad Saw pada Jumat (16/1/2026), bertepatan dengan 27 Rajab 1447 H. Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Indoor PPPUM sejak pukul 08.30 WITA ini diikuti oleh seluruh civitas akademika pesantren.

Dengan mengusung tema “Aktualisasi Nilai-nilai Isra’ Mi’raj dalam Kehidupan Pesantren di Era Digitalisasi”, pengajian ini menjadi ruang refleksi untuk meneguhkan kembali nilai-nilai spiritual, kedisiplinan ibadah, serta pembentukan akhlak mulia di tengah derasnya arus perkembangan teknologi digital.

Pengajian menghadirkan Prof. Dr. Hj. Amrah Kasim, Lc., M.A. sebagai penceramah utama. Dalam tausiyahnya, ia menegaskan bahwa peristiwa Isra’ Mi’raj bukan sekadar peristiwa sejarah, melainkan mengandung pesan transformatif yang relevan sepanjang zaman. Shalat, menurutnya, merupakan fondasi utama pembentukan spiritualitas umat Islam sekaligus benteng moral dalam menghadapi tantangan era digital.


“Di tengah kemajuan teknologi, nilai-nilai Isra’ Mi’raj harus diaktualisasikan dalam bentuk penguatan ibadah, penjagaan akhlak, serta integritas pribadi, khususnya bagi generasi muda,” ungkapnya.

Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah tokoh dan pimpinan strategis PPPUM ‘Aisyiyah Sulawesi Selatan, antara lain Ketua Komite Sekolah yang juga Rektor Institut ‘Aisyiyah Sulawesi Selatan (INASS) Dr. Nurhayati Azis, M.Si., Sekretaris Komite Prof. Dr. Hj. Lu’mu Taris, M.Pd., Bendahara Badan Pembina PPPUM Dr. Hj. Nurlinda Azis, M.Si., serta Mudirah PPPUM ‘Aisyiyah Sulsel Dra. Masriwaty Malik, M.Th.I. Hadir pula Ketua Penjamin Mutu PPPUM dan para pimpinan empat Satuan Pendidikan (Satpend) di lingkungan pesantren.

Dalam sambutannya, Mudirah PPPUM menegaskan bahwa tema pengajian sangat relevan dengan kondisi santri saat ini. Pesantren, menurutnya, memiliki tanggung jawab besar dalam membimbing santri agar mampu memanfaatkan teknologi digital secara bijak, produktif, dan berlandaskan nilai-nilai Islam, tanpa meninggalkan tradisi keilmuan dan spiritualitas pesantren.

Peringatan Isra’ Mi’raj ini diharapkan mampu memperkuat karakter santri PPPUM sebagai generasi muslimah yang beriman, berakhlak mulia, cakap dalam literasi digital, serta siap menjadi teladan di tengah kehidupan masyarakat modern. (Red)

Posting Komentar

0 Komentar