Penerjunan Santri Mubaligh Hijrah MBS Tulang Bawang di Dente Teladas

 


Tulang Bawang — Program Penerjunan Santri Mubaligh Hijrah yang digagas oleh MBS Tulang Bawang kembali dilaksanakan pada Senin (16/2/2026). Kali ini, dua santri, Luthfi dan Ayad, mendapat amanah untuk menjalankan tugas dakwah dan pengabdian masyarakat di wilayah Dente Teladas, Kabupaten Tulang Bawang.

Program ini merupakan bagian dari pembinaan sekaligus penguatan karakter santri melalui pengabdian langsung di tengah masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, para santri diharapkan mampu mengimplementasikan ilmu yang telah dipelajari di pondok, sekaligus memberikan pencerahan dan kontribusi positif bagi umat.

Penerjunan santri tidak hanya bertujuan meningkatkan kapasitas keilmuan, tetapi juga melatih kemampuan sosial dan kepemimpinan. Para santri didorong untuk aktif dalam kegiatan keagamaan, membangun komunikasi yang harmonis dengan masyarakat, serta menyampaikan dakwah secara santun, bijak, dan solutif. Selain itu, pengalaman lapangan ini menjadi sarana pembelajaran nyata agar santri memahami dinamika dakwah di berbagai lapisan masyarakat.

Sekretaris Pondok Pesantren, Joko Riyanto, menyampaikan bahwa program ini memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran akan pentingnya pendidikan generasi muda. Menurutnya, kehadiran santri di tengah masyarakat menjadi bukti nyata komitmen pondok dalam mencetak generasi Qur’ani yang berakhlak dan berdaya guna.

“Melalui penerjunan ini, masyarakat dapat melihat langsung pentingnya mendidik generasi muda menjadi generasi Qur’ani. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari proses pematangan kaderisasi santri,” ungkapnya.

Dengan adanya Program Mubaligh Hijrah, diharapkan para santri tidak hanya menjadi penyampai risalah dakwah, tetapi juga menjadi teladan dalam akhlak, kepedulian sosial, dan kontribusi nyata bagi masyarakat di wilayah penugasan.

Posting Komentar

0 Komentar