TOLADA, 12 Maret 2026 – Pelatihan Kader Dasar Taruna Melati 1 (PKDM TM 1) yang diselenggarakan oleh Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Tolada resmi berakhir pada Kamis pagi pukul 09.00 WITA. Kegiatan perkaderan tersebut ditutup secara khidmat di Aula Pondok Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah (DAM) Tolada setelah berlangsung sejak 9 Maret 2026.
Mengusung tema “Membangkitkan Generasi Kreatif, Inovatif, dan Interaktif untuk IPM Tolada yang Berkemajuan,” kegiatan ini berhasil melahirkan kader-kader muda yang telah melalui berbagai tahapan pembinaan, baik secara intelektual, spiritual, maupun organisatoris.
Acara penutupan dihadiri oleh Wakil Mudir Pondok Pesantren DAM Tolada, Ustaz Supari, S.Pd.I., M.Pd., bersama jajaran pembina dan dewan guru. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pesan penting mengenai arti penting organisasi dalam proses pembentukan karakter santri.
Menurutnya, kematangan seorang santri tidak hanya diukur dari kemampuan akademik di dalam kelas, tetapi juga dari keberanian dan ketangguhannya dalam berorganisasi serta berdakwah di tengah masyarakat.
Sementara itu, Ketua Umum Pimpinan Daerah (PD) IPM Luwu Utara, Resky Khaerunissa, menyampaikan harapannya agar kegiatan PKDM ini menjadi titik kebangkitan bagi IPM di tingkat ranting.
“Semoga Ranting IPM Tolada dapat kembali aktif dan berkembang dengan adanya PKDM TM 1 ini. Kami melihat potensi besar dari generasi kader baru yang nantinya akan melanjutkan estafet kepemimpinan, baik di tingkat ranting, daerah, hingga wilayah,” ujarnya.
Hal senada juga disampaikan oleh Siti Nur Ariska dari Bidang Kader Pimpinan Wilayah (PW) IPM Sulawesi Selatan. Ia menekankan bahwa proses pengaderan di lingkungan pesantren yang berbasis dakwah diharapkan mampu melahirkan kader yang memberikan dampak nyata bagi organisasi dan masyarakat.
“Harapan kami, PKDM TM 1 ini dapat mencetak kader yang benar-benar berdaya guna dan berdampak. Setelah kegiatan ini selesai, IPM Tolada diharapkan mampu bangkit dengan semangat baru dalam menjalankan gerakan dakwah pelajar,” jelasnya.
Penutupan kegiatan ditandai dengan penyerahan sertifikat kelulusan secara simbolis kepada para peserta, yang dilanjutkan dengan sesi foto bersama. Momentum ini menjadi penanda dimulainya perjalanan baru para kader dalam mengemban amanah dakwah dan kepemimpinan di lingkungan pelajar.

0 Komentar