TULANG BAWANG — Kajian Malam Sabtu (KAMASTU) yang diikuti jajaran Pimpinan, anggota, kader, dan simpatisan Muhammadiyah, Aisyiyah, serta Organisasi Otonom (Ortom) Muhammadiyah se-Menggala kembali digelar. Kajian kali ini berlangsung di kediaman Joko Riyanto, Ketua Pemuda Muhammadiyah Tulang Bawang, Jumat malam, 18 September 2026.

Kajian menghadirkan Ustadz Sabiq Mukhtar sebagai penceramah. Dalam kajiannya, ia mengangkat tema shalat istisqa, mulai dari pengertian, macam-macam pelaksanaannya, hingga dalil-dalil yang menjadi landasannya.

Ustadz Sabiq menjelaskan bahwa shalat istisqa merupakan salah satu bentuk ibadah yang diajarkan dalam Islam ketika umat memohon kepada Allah SWT agar diturunkan hujan. Namun, lebih dari sekadar permohonan hujan, pelaksanaan shalat istisqa mengandung pelajaran penting tentang penguatan tauhid dan ketergantungan seorang hamba kepada Allah SWT.

Menurutnya, ketika seorang Muslim menghadapi kebutuhan atau kesulitan, termasuk ketika terjadi kekeringan dan membutuhkan hujan, tempat bergantung dan memohon pertolongan adalah Allah SWT. Permohonan tersebut dilakukan melalui jalan yang telah diajarkan dalam syariat.

“Ketika kita menginginkan sesuatu, berharap dan bergantunglah kepada Allah dengan syariat yang telah diajarkan. Jangan menggantungkan harapan kepada perkara-perkara gaib yang tidak memiliki dasar dalam syariat,” demikian inti pesan yang disampaikan dalam kajian tersebut.

Ia menekankan, keyakinan seorang Muslim harus senantiasa diarahkan kepada Allah SWT. Ikhtiar manusia tidak boleh membawa seseorang kepada praktik-praktik yang bertentangan dengan tauhid dan berpotensi menjerumuskan kepada kesyirikan.

Pembahasan kemudian dilanjutkan dengan penjelasan mengenai macam-macam shalat istisqa serta dalil-dalilnya, sehingga peserta tidak hanya memahami tata cara ibadah, tetapi juga mengetahui dasar syariat yang melandasinya.

Kajian tersebut berlangsung dalam suasana kekeluargaan dan diikuti dengan antusias oleh peserta dari berbagai unsur Muhammadiyah, Aisyiyah, dan Ortom se-Menggala.

KAMASTU menjadi salah satu ruang pembinaan keislaman sekaligus silaturahmi bagi warga Muhammadiyah, dengan menghadirkan kajian-kajian yang diharapkan dapat memperkuat pemahaman agama, ukhuwah, serta pengamalan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui kajian tentang shalat istisqa tersebut, peserta kembali diingatkan bahwa berbagai kebutuhan manusia pada hakikatnya merupakan momentum untuk memperkuat hubungan dengan Allah SWT. Berikhtiar sesuai tuntunan syariat, berdoa kepada Allah, dan menjaga kemurnian tauhid menjadi bagian penting dalam menghadapi setiap persoalan kehidupan. (Joko)