Pendidikan formal Misnanto dimulai dari SDN 3 Bawang Sakti Jaya (kini SDN 1 Bawang Tirto Mulyo) pada tahun 1987–1993. Pendidikan menengah pertama ia tempuh di SMPN Bawang Bhakti Jaya (kini SMPN 2 Banjar Baru), dilanjutkan ke SMAN 1 Banjar Agung (kini SMAN 1 Pagar Dewa), hingga lulus pada tahun 1999.
Ketertarikannya pada dunia pendidikan dan olahraga mengantarkannya menempuh pendidikan tinggi di FKIP Universitas Lampung, Program Studi Pendidikan Jasmani dan Kesehatan (Penjaskes), jenjang Diploma III, yang diselesaikan pada tahun 2002. Tidak berhenti di situ, ia melanjutkan pendidikan Sarjana (S1) Penjaskes di STKIP Dharma Wacana Metro dan lulus pada tahun 2010.
Kesadaran akan pentingnya kepemimpinan dan manajemen pendidikan mendorong Misnanto melanjutkan studi Magister (S2) di Program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Metro, Program Studi Manajemen Administrasi Pendidikan. Gelar M.Pd diraih pada tahun 2020 dan menjadi penguat kompetensi akademik sekaligus praksis kepemimpinannya di satuan pendidikan.
Pengabdian Misnanto sebagai pendidik dimulai pada tahun 2002 sebagai guru honorer di SMPN 2 Banjar Baru. Dengan dedikasi dan etos kerja yang tinggi, ia kemudian diangkat sebagai Guru Bantu pada tahun 2003, sebelum akhirnya resmi menjadi Guru PNS di sekolah yang sama sejak tahun 2006.
Pengalaman panjang sebagai guru membentuk pemahaman mendalam tentang dunia peserta didik, dinamika sekolah, dan tantangan pendidikan. Kepercayaan institusional datang ketika ia diamanahkan sebagai Kepala SMPN 3 Rawa Pitu pada periode 2020–2022. Selanjutnya, sejak Mei 2022 hingga sekarang, Misnanto menjabat sebagai Kepala SMPN 1 Penawartama.
Dalam kepemimpinannya, ia dikenal sebagai kepala sekolah yang menekankan penguatan karakter, disiplin, kolaborasi guru, serta tata kelola sekolah yang partisipatif dan berorientasi mutu. Baginya, sekolah bukan sekadar tempat belajar, melainkan ruang pembentukan manusia yang berakhlak, cakap, dan berdaya saing.
Kaderisasi dan Kepemimpinan di Muhammadiyah
Sebagai kader Muhammadiyah, Misnanto menempatkan organisasi bukan sekadar ruang struktural, tetapi medan dakwah dan pengabdian. Keterlibatannya aktif di Pemuda Muhammadiyah menjadi salah satu pilar utama perjalanan organisasinya. Ia pernah menjabat Ketua Bidang Seni dan Olahraga Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Tulang Bawang (2015–2018), kemudian dipercaya sebagai Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Tulang Bawang selama dua periode (2018–2024).
Di tingkat wilayah, ia mengemban amanah sebagai Ketua Bidang Seni dan Olahraga Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Lampung (2019–2023). Melalui peran ini, ia mendorong penguatan dakwah kultural, olahraga, dan pembinaan generasi muda sebagai bagian dari strategi kaderisasi.
Puncak kepercayaan persyarikatan tercermin ketika ia diamanahkan sebagai Ketua Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Tulang Bawang periode 2022–2027. Dalam posisi ini, Misnanto berperan strategis dalam penguatan mutu, tata kelola, dan ideologi pendidikan Muhammadiyah di tingkat daerah.
Pengabdian Profesi, Olahraga, dan Organisasi Sosial
Di luar Muhammadiyah, Misnanto aktif dalam berbagai organisasi profesi dan sosial. Sejak 2013 hingga 2025, ia menjabat Ketua Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Penjaskes Kabupaten Tulang Bawang. Ia juga aktif dalam Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS), mulai dari Sekretaris MKKS SMP (2021–2024) hingga Ketua MKKS SMP Kabupaten Tulang Bawang periode 2024–2028.
Komitmennya di bidang olahraga tercermin dari perannya sebagai Ketua Himpunan Atletik Muhammadiyah Tulang Bawang (HIAMUTUBA) sejak 2015, Bendahara Umum PASI Kabupaten Tulang Bawang sejak 2022, serta Wakil Sekretaris I KONI Kabupaten Tulang Bawang periode 2023–2026.
Di bidang sosial dan kemasyarakatan, ia dipercaya sebagai Sekretaris Umum PGRI Kabupaten Tulang Bawang periode 2024–2029, serta Ketua Bidang Organisasi, Pendidikan dan Pelatihan, serta Relawan PMI Kabupaten Tulang Bawang periode 2025–2030. Ragam amanah ini menunjukkan luasnya spektrum pengabdian Misnanto sebagai kader bangsa.
Untuk menopang peran kepemimpinan dan kaderisasi, Misnanto aktif mengikuti pelatihan strategis, antara lain Pelatihan Calon Kepala Sekolah (CAKEP) pada tahun 2017, Baitul Arqam Paripurna Pemuda Muhammadiyah Pusat pada tahun 2019, serta DIKSUSPIM KOKAM PWPM Lampung pada tahun yang sama. Pelatihan-pelatihan ini memperkuat integrasi antara kompetensi profesional, militansi ideologis, dan kepekaan sosial.
Misnanto, S.Pd., M.Pd adalah representasi pendidik Muhammadiyah yang memadukan profesionalisme, ideologi, dan pengabdian kebangsaan. Melalui jalur pendidikan, organisasi, dan olahraga, ia meneguhkan keyakinan bahwa pendidikan yang berkemajuan hanya dapat diwujudkan oleh insan yang mau belajar, melayani, dan berjuang secara berkelanjutan. Jejak pengabdiannya menjadi bagian dari ikhtiar panjang mencerdaskan kehidupan bangsa dalam bingkai nilai Islam berkemajuan.
Penulis : Joko Riyanto

0 Komentar