SINYALMU.ID, LAMONGAN — Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PR IPM) Al Mizan Putra periode 2026–2027 resmi dilantik oleh Mudir Al Mizan Muhammadiyah Lamongan, Mujianto, M.Pd.I., pada Rabu (21/1/2026). Prosesi pelantikan berlangsung khidmat di halaman Masjid Al Ghoihab Al Mizan Putra.
Pelantikan tersebut disaksikan jajaran pimpinan Al Mizan, dewan ustadz, serta seluruh santri Al Mizan Putra. Momentum ini menandai estafet kepemimpinan pelajar Muhammadiyah di lingkungan Pesantren Al Mizan.
Ketua PR IPM Al Mizan Putra periode 2024–2025, Rizki Dwi Setiawan, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur kepada Allah SWT atas nikmat dan kesempatan sehingga pelantikan dapat terlaksana dengan baik.
“Atas nama pribadi dan seluruh pengurus demisioner, kami menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan selama masa kepemimpinan. Kami menyadari bahwa sebagai manusia biasa, pemimpin pun tidak luput dari kekhilafan,” ungkapnya.
Rizki berpesan agar kepengurusan baru mampu menjaga kebersamaan dan persatuan dalam organisasi. Menurutnya, persoalan pribadi tidak boleh merusak soliditas IPM sebagai sebuah ikatan.
“IPM adalah wadah belajar, tempat menempa pengalaman, kerja sama, dan tanggung jawab. Jangan takut menyampaikan aspirasi. Di IPM kita bukan untuk dilayani, tetapi belajar melayani,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya melanjutkan estafet kepemimpinan dengan menanamkan nilai kekeluargaan serta menjauhkan segala bentuk kekerasan di lingkungan santri. Rizki menutup sambutannya dengan mengutip pesan KH Ahmad Dahlan, “Hidup-hidupilah Muhammadiyah, jangan mencari hidup di Muhammadiyah,” yang menurutnya juga relevan dalam kehidupan ber-IPM.
Sementara itu, Ketua PR IPM Al Mizan Putra periode 2026–2027, Irsyad Misbahul R., dalam sambutan perdananya mengajak seluruh kader untuk mensyukuri amanah yang telah diberikan Allah SWT serta menjadikan IPM sebagai sarana pembinaan pelajar berkemajuan.
“Ikatan Pelajar Muhammadiyah adalah organisasi pelajar di Muhammadiyah yang menjadi wadah penyaluran aspirasi. IPM bukan sekadar nama, tetapi ruang pembentukan generasi pelajar yang unggul dan berkemajuan,” ujarnya.
Irsyad mengingatkan para pengurus baru agar tidak kehilangan semangat di tengah perjalanan. Ia menegaskan bahwa IPM bukan tentang perebutan jabatan, melainkan tentang amanah dan tanggung jawab yang kelak akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah SWT.
“IPM harus hadir untuk menjawab persoalan, menjaga marwah organisasi, dan menjauhkan diri dari segala bentuk intervensi yang dapat mencederai nilai-nilai perjuangan,” tandasnya.
Acara pelantikan ditutup dengan doa bersama dan seruan khas IPM sebagai simbol semangat baru kepengurusan PR IPM Al Mizan Putra periode 2026–2027. (Alfain Jalaluddin Ramadlan)

0 Komentar