Muhammad Kuri Tokoh Muhammadiyah Mesuji Lampung

 


Muhammad Kuri lahir di Godang Rejo pada 5 Agustus 1971. Ia merupakan tokoh Muhammadiyah yang dikenal memiliki semangat juang tinggi, kepedulian sosial, serta komitmen kuat dalam mengembangkan dakwah dan pendidikan Muhammadiyah, khususnya di wilayah Way Serdang, Kabupaten Mesuji.

Meskipun lahir di Godang Rejo, Muhammad Kuri berasal dari keluarga keturunan Solo, Jawa Tengah. Dalam perjalanan hidupnya, ia mengikuti program transmigrasi ke wilayah Mesuji dan menetap di Desa Pancawarna, Kecamatan Way Serdang. Di daerah inilah pengabdian dan perjuangannya untuk Muhammadiyah tumbuh dan berkembang.

Muhammad Kuri aktif dalam persyarikatan Muhammadiyah dan dikenal sebagai sosok yang gigih serta konsisten dalam menggerakkan organisasi di tingkat cabang. Puncak pengabdiannya ditandai dengan amanah sebagai Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Way Serdang pada periode 2015–2022. Sebelum menjabat sebagai ketua, ia telah lama berperan sebagai penggerak dan tokoh penting dalam pengembangan Muhammadiyah Cabang Way Serdang bersama tokoh-tokoh lainnya.

Selain aktif dalam kepemimpinan organisasi, Muhammad Kuri juga dikenal sebagai donatur tetap dalam pengembangan seluruh Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) di PCM Way Serdang. Kepeduliannya terhadap pendidikan diwujudkan melalui perannya sebagai salah satu perintis pendirian SD Muhammadiyah 1 Way Serdang. Ia juga menjadi motivator utama dalam menghidupkan kembali MTs Muhammadiyah Pancawarna, yang kemudian berkembang dan berganti nama menjadi SMP Muhammadiyah 1 Mesuji.

Di tengah masa pengabdiannya yang belum selesai, Muhammad Kuri wafat pada tahun 2020, di masa pandemi Covid-19. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar Muhammadiyah dan masyarakat Way Serdang. Namun demikian, jejak perjuangan, amal kebaikan, dan kontribusinya terus hidup melalui amal usaha dan kader-kader Muhammadiyah yang telah ia bina.

Dalam kehidupan keluarga, ia adalah suami dari Sri Lestari dan ayah dari tiga orang anak. Nilai keikhlasan, kepedulian, dan semangat berjuang yang ia teladankan menjadi warisan berharga bagi keluarga dan persyarikatan. Muhammad Kuri dikenang sebagai sosok pejuang Muhammadiyah yang mengabdikan hidupnya untuk organisasi, pendidikan, dan umat, serta menjadi inspirasi bagi generasi penerus di Cabang Way Serdang. (Ana)

Editor : Joko Riyanto

Posting Komentar

0 Komentar