SEMARANG – Kader Muhammadiyah asal Lampung, Drs. H. Jazim Ahmad, M.Pd., P.Ua., resmi masuk dalam jajaran sembilan formatur terpilih Pimpinan Pusat Tapak Suci Putera Muhammadiyah (PP TSPM).
Penetapan tersebut menjadi salah satu hasil penting Muktamar XVI Tapak Suci Putera Muhammadiyah yang berlangsung di Semarang, 6–9 Agustus 2026.
Jazim Ahmad sebelumnya mencatatkan hasil positif dalam proses pemilihan formatur. Dari 27 calon formatur yang mengikuti tahapan pemilihan, Jazim berhasil menempati peringkat keempat dalam perolehan suara.
Hasil tersebut mengantarkan Jazim masuk ke dalam sembilan nama yang ditetapkan sebagai formatur terpilih PP TSPM periode mendatang.
Sembilan formatur terpilih tersebut terdiri atas Drs. H. M. Afnan Hadikusumo, P.Br.; Dr. H. Rony Syaifullah, M.Pd., P.Ua.; H. M. Shiddiq, S.P., P.Br.; Dr. Ir. H.M. Wafid Agung Novianto, M.Sc., P.Ua.; Prof. Dr. Ir. M. Sasmito Djati, M.S., L.P.U., ASEAN.Eng., P.Ua.; Abas Akbar, S.E., M.M., P.Ua.; H. Mus Suherman, P.Ua.; Wiwoho Aji Santoso, S.Pd., P.Ua.; serta Jazim Ahmad, M.Pd., P.Ua.
Proses menuju sembilan formatur tersebut berlangsung melalui tahapan yang cukup panjang. Sebelumnya terdapat 67 calon formatur yang mengikuti proses penyaringan. Sidang Tanwir kemudian mengerucutkan jumlah tersebut menjadi 27 calon yang berhak mengikuti pemilihan.
Dalam rekapitulasi suara, M. Afnan Hadikusumo, Rony Syaifullah, dan M. Shiddiq menempati tiga posisi teratas. Jazim Ahmad berada di posisi keempat dan selanjutnya ditetapkan sebagai salah satu dari sembilan formatur terpilih.
PWM Lampung Berikan Apresiasi
Terpilihnya Jazim Ahmad mendapat apresiasi dari Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Lampung. Ketua PWM Lampung, Prof. Sudarman, menyampaikan ucapan selamat atas amanah yang diberikan kepada kader Muhammadiyah Lampung tersebut.
“Atas nama Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Lampung, kami menyampaikan selamat dan apresiasi atas terpilihnya Saudara Jazim Ahmad sebagai salah satu dari sembilan formatur Pimpinan Pusat Tapak Suci Putera Muhammadiyah,” ujar Prof. Sudarman.
Menurutnya, capaian tersebut bukan hanya menjadi kebanggaan bagi Jazim Ahmad secara pribadi, tetapi juga bagi keluarga besar Tapak Suci dan Muhammadiyah di Lampung.
PWM Lampung berharap amanah tersebut dapat dijalankan dengan penuh integritas, keteladanan, dan semangat pengabdian.
“Semoga amanah ini menjadi ruang pengabdian yang lebih luas. Kami berharap Saudara Jazim dapat membawa aspirasi dan pengalaman dari Lampung, sekaligus memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan Tapak Suci Putera Muhammadiyah di tingkat nasional,” lanjutnya.
PWM Lampung juga berharap keberadaan Jazim dalam jajaran formatur nasional dapat memperkuat kontribusi kader Lampung dalam berbagai bidang, khususnya kaderisasi, pembinaan prestasi, penguatan organisasi, dan dakwah Muhammadiyah.
Bukan Sekadar Prestasi Personal
Masuknya Jazim Ahmad dalam jajaran sembilan formatur terpilih dinilai menjadi capaian penting bagi kader Muhammadiyah Lampung.
Amanah tersebut tidak hanya membawa nama pribadi, tetapi juga membuka ruang bagi kader Lampung untuk berkontribusi dalam menentukan arah perjalanan Tapak Suci Putera Muhammadiyah di tingkat nasional.
Sebagai formatur, Jazim bersama delapan formatur lainnya akan menjalankan tugas menyusun kepengurusan PP TSPM untuk periode mendatang. Para formatur juga memiliki peran penting dalam menentukan arah kebijakan organisasi serta menjaga keberlanjutan program kaderisasi dan pengembangan Tapak Suci.
Tugas tersebut menjadi semakin strategis di tengah kebutuhan Tapak Suci untuk terus memperkuat pembinaan kader, meningkatkan prestasi, memperluas jaringan organisasi, serta mengembangkan perguruan seni bela diri yang berlandaskan nilai-nilai Islam dan Muhammadiyah.
Bagi Lampung, keberadaan Jazim Ahmad dalam jajaran formatur nasional juga menjadi momentum untuk memperkuat hubungan antara pembinaan Tapak Suci di tingkat daerah dengan kebijakan organisasi di tingkat pusat.
Setelah melalui proses panjang dari 67 calon hingga mengerucut menjadi 27 calon dan akhirnya terpilih sembilan formatur, Jazim kini menghadapi amanah baru di tingkat nasional.
Masyarakat Muhammadiyah Lampung tentu menantikan sejauh mana pengalaman dan aspirasi dari daerah dapat dibawa Jazim Ahmad dalam proses penyusunan kepengurusan serta arah kebijakan baru PP Tapak Suci Putera Muhammadiyah.
Amanah tersebut sekaligus menjadi babak baru bagi kader Lampung untuk memberikan kontribusi lebih luas bagi perkembangan Tapak Suci dan Muhammadiyah di tingkat nasional. (Redaksi)


0 Komentar